Cara Aplikasi Pupuk Mikro yang Harus Diketahui

Cara Aplikasi Pupuk Mikro

Cara aplikasi pupuk mikro merupakan salah satu prosedur penting dalam penggunaan beberapa jenis pupuk. Anda bisa langsung mengelompokkan pupuk dari berbagai jenis seperti pupuk padat berupa butiran, kristal, dan bubuk

Pupuk ini bisa saja berubah menjadi gas jika kita letakkan di dalam suhu kamar. Berikut ini cara pengaplikasian pupuknya.

Cara Aplikasi Pupuk Mikro yang Benar

Ada beberapa cara pengaplikasian pupuk secara baik dan benar, yakni:

  1. Pertama, pupuk harus Anda sebar merata pada permukaan tanah sebelum melakukan penanaman bibit. Kemudian, pupuk bisa Anda letakkan pada salah satu sisi ataupun kedua sisi tanaman yang ada di dalam ban.
  2. Selanjutnya, pupuk tersebut bisa Anda berikan dengan cara menaburkannya pada tanaman sesudah tanaman tumbuh. Kemudian, masukkan secara bersamaan dengan bibit yang akan Anda tanam.
  3. Lalu lakukanlah pemupukan melalui air irigasi dan pemupukan melalui daun.

Salah satu pupuk yang biasa petani gunakan dalam bentuk padat adalah pupuk mikro. Karena sangat mudah pada saat akan menggunakannya dan mudah pada saat akan menyimpannya.

Selain itu, pupuk juga hanya dapat kita berikan melalui tanah yang mempunyai sifat higroskopis. Sifat ini bisa menyerap air yang ada di dalam atmosfer.

Apalagi pada saat temperatur meningkat, uap air dapat terserap dan menyatu dengan pupuk. Hal inilah yang menyebabkan mengapa pupuk bentuk padat atau solid yang di pasaran biasanya menggunakan kemasan plastik lebih tahan lama.

Dalam hal ini pupuk bisa mencegah penyerapan air. Pupuk padat juga bisa kita aplikasikan hanya dengan menggunakan mesin ataupun tangan yang kita berikan pada permukaan tanah atau di dalam tanah.

Caranya hanya dengan memperhatikan dosis dan konsentrasinya. Pupuk juga nantinya bisa kita berikan melalui tanah yang terserap oleh akar yang berasal dari larutan tanah berbentuk ion.

Unsur hara yang ada pada larutan tanah akan masuk ke epidermis. Selanjutnya, akan ditransportasikan dari epidermis melalui sitoplasma antar sel penyusun jaringan akar, yang nantinya berlanjut dari xilem akar ke jaringan organ di atasnya.

Pemupukan Dapat Melalui Daun 

Pemupukan yang melalui daun, pupuk akan mudah larut dalam air terlebih dahulu. Lalu akan lakukan penyemprotan pada daun. Biasanya terdapat unsur mikro dalam jumlah yang sedikit sehingga pemberian harus lebih  merata dan efisien.

Untuk penanggulangan harus cepat agar tidak terjadi defisiensi. Selain itu, jika ingin lebih efektif maka harus prosesnya harus kita ulang dua sampai tiga kali dalam waktu yang singkat terutama jika muncul defisiensi.

Pupuk daun termasuk jenis pupuk yang saat ini banyak beredar di pasaran. Pupuk majemuk ini mengandung unsur hara baik makro maupun mikro.

Pemberian pupuk dengan daun dapat memberikan reaksi yang sangat cepat dan lebih efektif, terutama dalam menanggulangi kekurangan unsur mikronya.

Pada umumnya, pemupukan dengan daun dapat kita lakukan untuk mengatasi adanya defisiensi pada unsur hara yang ada di tanaman.

Penggunaan pupuk pada unsur hara bisa kita lakukan tanpa adanya perhitungan. Sehingga hal inilah yang menyebabkan adanya kekurangan unsur hara  pada para petani.

Faktor lain yang sering terjadi pada para petani, yakni menggunakan pupuk kandang yang memiliki kandungan unsur hara esensial sehingga dapat mencegah terjadinya kekurangan unsur hara tersebut.

Pentingnya Unsur Hara pada Tanaman

Pupuk yang memiliki kandungan unsur hara mikro sering petani gunakan pada tanah masam, basah, ataupun tanah organik. Khususnya pada tanaman yang mengalami kekurangan unsur tersebut.

Unsur hara mikro atau dikenal dengan micro element diketahui merupakan bagian penting yang ada di dalam tanaman. Unsur seperti ini memang sangat sedikit diperlukan oleh tanaman, namun mempunyai peran yang amat penting.

Apalagi sebagian besar dari unsur hara merupakan bagian dari enzim yang ada di dalam tubuh tanaman. Ada berbagai contoh unsur mikro, seperti  Zn, Fe, MN, Cu, B, Mo, dan Cl.

Unsur ini mempunyai karakteristik dan peran yang berbeda-beda di dalam tanaman. Sedangkan, unsur mikro  yang berupa Boron sangat diperlukan dalam jumlah yang kecil dan beberapa tanaman seperti kacang-kacangan.

Boron bisa terpengaruh akibat adanya perkembangan sel dari pembentukan polisakarida. Pembelahan sel  yang cepat biasanya dipengaruhi berdasarkan perannya dalam sintesis pektin dan kadar boron tanaman.

Boron diketahui dapat menghambat terjadinya pembentukan pati. Boron juga diketahui dapat menghambat pembentukan pati. Hasil percobaan sebelumnya telah menunjukkan bahwa tanpa adanya pemberian boron pada kacang-kacangan maka transpirasi akan semakin berkurang.

Mangan termasuk unsur hara mikro yang sangat penting untuk tanaman. Keperluan mangan ini berbeda untuk seluruh jenis tanaman.

Variasi keperluan mangan terjadi akibat adanya perbedaan jumlah yang diabsorbsi pada masing-masing tanaman. Kebutuhan tanaman terhadap mangan biasanya dipengaruhi oleh adanya unsur nutrisi lain. Keperluan tanaman terhadap mangan kira-kira dari 400 sampai 500 ppm.

Faktor-faktor yang Menyebabkan Terjadinya Defisiensi Mikro

Di bawah ini ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya defisiensi mikro, yakni:

  1. Adanya pengurasan hara pada tanaman terangkut melalui panenan.
  2. Karena adanya penggunaan varietas unggul dan penggunaan pupuk makro murni secara intensif.
  3. Adanya pengetahuan manusia untuk mendiagnosa gejala defisiensi.

Dalam mengatasi terjadinya kekurangan hara mikro, maka kita bisa menyiasatinya dengan pemupukan. Cara pemberian pupuk mikro ini bisa kita lakukan dalam bentuk yang padatan maupun larutan.

Karena jumlah pupuk yang tanaman perlukan sedikit. Oleh karena itu, jenis pupuk mikro sering diberikan melalui daun.

Berdasarkan hasil penelitian, pemberian pupuk mikro melalui daun dengan tambahan dosis 7,5 L/Ha bisa meningkatkan hasil tebu pada lahan yang sudah kering.

Itu saja informasi mengenai cara aplikasi pupuk mikro. Semoga bisa berguna dan bermanfaat informasinya.

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Keranjang Belanja

0

Belum ada produk di keranjang

Buka chat
Halo,
Ada yang bisa kami bantu?